Dana PNBP

Dana penerimaan negara bukan pajak atau lazimnya disingkat pnbp adalah salah satu sumber dana dalam DIPA universitas brawijaya dan merupakan sumber dana utama yang ada di universitas brawijaya. Dana PNBP dalam DIPA ini berlaku selama 1 tahun anggaran sejak 1 januari hingga 31 desember. Sumber utama Penerimaan negara bukan pajak yang ada di universitas brawijaya adalah pendapatan atas layanan Pendidikan. Selain pendapatan atas layanan Pendidikan adalah pendapatan kerjasama dengan pihak ketiga, pendapatan unit usaha dan lainnya.

Dalam operasional berkaitan dengan biro keuangan, dana pnbp ini dicairkan melalui mekanisme Uang Persediaan (UP), Ganti Uang Persediaan (GUP), Langsung (LS) dan Tambahan Uang Persediaan (TUP) yang disalurkan kepada fakultas/unit/program yang ada di lingkungan universitas brawijaya. Mekanisme pencairan dana diatas dilakukan secara mandiri oleh universitas brawijaya dengan didukung aplikasi berbasis web yaitu SIMKEU-RB. Dari aplikasi SIMKEU-RB ini bendahara pengeluaran pembantu, pejabat pembuat komitmen (PPK), Pejabat Penguji SPM (PPSPM) secara aktif terlibat dalam mekanisme pencairan dana PNBP ini.

Dana PNBP yang ada di universitas brawijaya sebagian besar digunakan untuk operasional dan pengembangan kampus. Penggunaannya antara lain adalah pembayaran remunerasi, gaji pegawai, langganan daya dan jasa, pengembangan kampus (pembangunan Gedung Pendidikan dan perkantoran, penyediaan alat Pendidikan, penyediaan alat perkantoran, dan lainnya), kegiatan belajar mengajar, kegiatan kemahasiswaan, pengembangan pegawai (bantuan studi, seminar, jurnal, dan lainnya), kerjasama dengan pihak ketiga, penelitian swadana percepatan doctor dan guru besar, serta penggunaan lainnya.